Showing posts with label diagnosa. Show all posts
Showing posts with label diagnosa. Show all posts

Sunday, 13 July 2014

Diagnosa Wajah – Kesehatan Berdasarkan Letak Jerawat



Diagnosa Letak Jerawat
Seperti yang pernah ditulis di sini bahwa diagnosa merupakan ilmu yang sangat penting bagi seorang pengobat atau seorang yang akan mengobati suatu penyakit sehingga akan lebih mempermudah kesembuhan. Sebelumnya kita telah bahas tentang diagnosa lidah dan tentang tulang belakang, Berikut ini salah satu ciri atau diagnosa yang bisa kita lakukan terhadap letak jerawat di muka kita dan ini merupakan bagian dari diagnosa wajah. Berikut ini disajikan diagnosa wajah yang diambil dari merdeka.com:

 1 dan 2 : Sistem Pencernaan

Kurangi makan makanan olahan atau junk food, karena jerawat yang muncul di sekitar dahi bisa disebabkan konsumsi lemak yang berlebihan. Untuk mengatasinya dari dalam, Anda perlu memperbanyak minum air dan makan makanan sehat.

 3 : Hati

 Kurangi konsumsi alkohol, makanan berminyak dan susu. Ini adalah zona di mana alergi makanan menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Untuk mengatasinya, rajinlah berolahraga ringan, seperti jalan kaki, 30 menit setiap hari, serta tidur yang cukup, sehingga hati Anda dapat beristirahat dengan baik.

 4 dan 5 : Ginjal

 Apa pun yang muncul di sekitar mata (termasuk lingkaran hitam) menunjukkan adanya dehidrasi. Jadi, perbanyak minum air minimal 8-10 gelas sehari.

 6 : Jantung

 Periksa tekanan darah Anda dan tingkat konsumsi Vitamin B setiap hari. Kurangi makan makanan pedas, daging dan dapatkan udara yang lebih segar. Selain itu, Anda juga perlu menurunkan kadar lemak jahat ke tubuh dengan memperbanyak konsumsi lemak baik, seperti Omega 3 dan 6 yang ditemukan dalam kacang-kacangan, alpukat, ikan dan biji-bijian. Juga, periksalah apakah make up Anda sudah kedaluwarsa atau tidak.

 7 dan 8 : Ginjal

 Sekali lagi, perbanyak minum air! Dan kurangi konsumsi minuman soda, kopi dan alkohol, karena itu bisa memperburuk tingkat dehidrasi.

 9 dan 10 : Sistem pernapasan

 Apakah Anda merokok ? Memiliki alergi? Karena dua hal itu bisa memicu timbulnya jerawat di daerah tersebut. Jika Anda tidak memiliki masalah dengan itu, jangan biarkan tubuh Anda menjadi terlalu panas, perbanyak makan makanan yang bersifat dingin (melon, mentimun, semangka), mengurangi asupan gula dan menghirup udara yang segar. Juga, cobalah untuk menghindari makanan yang dapat membuat tubuh jadi asam (daging, susu, alkohol, kafein, gula). Mulai menambahkan lebih banyak makanan sehat seperti sayuran hijau dan jus segar.

 11 dan 12 : Hormon

Ini adalah zona untuk stres dan perubahan hormonal. Masalahnya, keduanya kadang-kadang tidak dapat dihindari, terutama bagi wanita yang mengalami siklus menstruasi. Namun, Anda dapat mengurangi efeknya dengan mendapatkan cukup tidur, minum banyak air, makan sayuran berdaun hijau dan menjaga kebersihan kulit.

 13 : Perut

Perbanyak asupan serat, kurangi kelebihan toksin dan minum teh herbal untuk membantu memperlancar pencernaan. Sebab, zona ini menandakan bahwa Anda memiliki masalah dengan perut atau pencernaan.

 14 : Penyakit

 Jerawat yang muncul di zona ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda sedang melawan bakteri untuk menghindari penyakit. Ada pun beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kondisi ini, seperti beristirahat yang cukup, mencoba bermeditasi, tidur siang, latihan menarik napas dalam-dalam, dan minum banyak air.

 Ini merupakan beberapa penyebab jerawat yang dilihat dari letak munculnya di wajah atau merupakan bagian dari diagnosa wajah. Dengan mengetahui penyebabnya sehingga kita akan lebih mudah untuk mencari solusi yang tepat untuk mengobatinya.

Saturday, 5 July 2014

Mendeteksi Penyakit Melalui Lidah



Lidah merupakan salah satu detektor kesehatan yang bisa menunjukkan apa yang sedang terjadi di dalam organ tubuh kita. Ini merupakan salah satu signal atau alarm dari tubuh atas apapun yang sedang menimpa tubuh kita. Dari lidah ini akan terlihat apakah tubuh kita sedang dalam keadaan panas atau dingin atau ada masalah di daerah jantung, lambung dan limpa, empedu, hati atau ginjal. Juga bisa dideteksi dari keadaan lidah, bentuknya, warnanya, arah beloknya dan lapisannya.

Deteksi penyakit lewat lidah
Berikut ini dituliskan tentang lidah yang diambil dari buku Deteksi Gangguan Kesehatan dengan lidah, bau nafas, dan urin yang ditulis oleh Adi D. Tilong. Lidah yang normal adalah yang berwarna pink. Apabila warnanya ada perubahan maka bisa diartikan sebagai berikut:

 1.       Lidah berwarna putih. Jika lidah berwarna putih seperti ada lapisan tebal di atasnya, ini bisa menjadi petunjuk adanya sariawan atau infeksi. Meskipun demikian, hal itu masih dalam perdebatan di kalangan terapis pengobatan tradisional Cina. Ada yang berpendapat bahwa lapisan putih pada lidah merupakan suatu kondisi yang normal, sebagian yang lain mengatakan lapisan putih pada lidah menunjukkan adanya masalah pada sistem pencernaan atau efek dari pola makan yang buruk atau kekurangan zat besi. Terlepas dari perdebatan itu, penelitian telah menunjukkan bahwa lapisan putih di atas lidah memang dapat dijadikan salah satu indikasi terjadinya sariawan atau infeksi jamur. Lidah berwarna putih juga tampak pada penderita tifus, orang yang pencernaannya terganggu, dan penderita kurang darah. Jika lidah terlihat putih tipis-tipis, itu berarti kurang darah. Jika warna lidah pucat dan lembab seperti ada lapisan lemak, maka hal ini merupakan tanda dari seseorang yang kedinginan. Jika lidah berbentuk putih tebal, itu bisa jadi pertanda gejala penyakit kelamin.

2.       Lidah berwarna merah. Jika lidah berwarna merah cerah, bisa menjadi pertanda adanya suatu gangguan, yaitu panas pada tubuh. Bila lidah berwarna merah sedikit kekuningan maka ini menunjukkan demam tinggi. Jika hanya bagian sisi lidah Anda yang berwarna merah atau lidah ditutupi titik-titik merah, Anda harus segera memeriksakan liver Anda ke dokter. Warna lidah merah cerah atau lidah seperti berlumut, atau retak, merupakan tanda adanya sindrom panas. Lidah merah yang terasa sangat kering merupakan tanda-tanda dehidrasi. Lidah ungu kemerahan menunjukkan adanya luka dalam atau pada perut. Dan jika ujung lidah berwarna merah terang, ini menunjukkan kondisi seseorang yang sedang stress, gelisah, cemas, dan sulit tidur.

3.       Lidah berwarna ungu. Jika sebagian lidah berwarna ungu maka itu menunjukkan Anda sedang menderita demam, atau mengalami kelainan darah, atau peredaran darah sedang tidak lancar. Jika seluruh lidah berwarna ungu, ini menunjukkan adanya panas yang luar biasa pada organ dalam. Bila lidah berbintik ungu maka Anda harus segera memeriksakan liver Anda ke dokter. Selain itu perubahan warna lidah dari terang ke ungu, menurut para ahli, bisa jadi kolesterol Anda sedang tinggi. Perubahan warna ini terjadi karena kurangnya pasokan darah dan terlalu banyak gula dalam tubuh.

4.       Lidah berwarna kuning. Bila lidah berwarna kuning maka ini menandakan Anda sedang mengalami panas tubuh yang teramat sangat karena terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, makanan pedas, atau mengalami stress dalam jangka waktu panjang.

5.       Lidah berwarna krem dan pucat. Jika lidah tampak berwarna krem dan pucat, ini pertanda Anda sedang mengalami kekurangan zat besi.

6.       Terdapat jerawat pada lidah. Munculnya bintik-bintik kecil pada lidah yang biasanya terdapat pada bagian ujung lidah menunjukkan Anda sedang mengalami kekurangan vitamin C.

7.       Lidah terasa kering. Jika lidah terasa kering maka hal ini menjadi pertanda adanya pembengkakan kelenjar lidah dan akan membuat mulut terasa kering.

8.       Bentuk lidah berlekuk-lekuk. Bila lidah berlekuk-lekuk, itu pertanda tubuh Anda sedang mengalami kelelahan yang dapat menimbulkan kehilangan gairah, kekuatan memori menurun, mudah merasa kedinginan.

Friday, 4 July 2014

Pentingnya Diagnosa untuk Mengobati Suatu Penyakit



Allaah subhaanahu wata’aala menciptakan kita dengan begitu sempurnanya. Sampai dengan detik ini tidak ada satupun makhluk bagaimanapun smart dan jeniusnya bisa menciptakan sesuatu yang menyamai manusia, bahkan menciptakan makhluk sekecil lalatpun sampai dengan detik ini belum ada yang bisa bahkan tidak akan ada yang bisa sampai akhir zaman nanti. Karena hanya Allaah lah yang maha menciptakan makhluk yang sempurna dan tidak ada satupun yang bisa menyamai-Nya.

Pentingnya Ilmu Diagnosa Penyakit
Berbicara mengenai kesempurnaan. Tubuh kita adalah bukti dari semua itu. Contoh kecil jika kita dalam keadaan sakit, semua organ tubuh kita akan memberikan signal yang menunjukkan bahwa kita sedang sakit. Misalnya badan terasa lemas, muka berwarna merah karena badan demam, mata layu, badan terasa menggigil, hidung tersumbat, sakit kepala dan lain sebagainya. Itu semua adalah signal tubuh bahwa badan kita dalam keadaan sakit.

Setiap bagian badan memberikan alarm-nya sendiri-sendiri ketika tubuh kita sakit. Dapatkah diketahui orang tersebut sedang menderita sakit apa?. Dari semua ciri-ciri atau tanda-tanda yang disebutkan, kemungkinan besar orang tersebut sedang menderita flu atau pilek. Itulah tanda-tanda penyakit dan jika kita pelajari semua itu, berarti kita sedang mempelajari ilmu diagnosa. Hebatnya lagi dengan mengetahui, memahami, menguatkan ilmu diagnosa, kita akan lebih mudah mengetahui suatu penyakit dan tentunya akan lebih mudah untuk melakukan suatu pengobatan dan hasil akhirnya diharapkan kesembuhanpun akan lebih cepat diwujudkan.

Banyak sekali diagnosa penyakit  yang bisa kita tangkap dari signal tubuh kita. Kita bisa mendiagnosa penyakit melalui tangan, diagnosa muka dan warna wajah, diagnosa lidah, diagnosa mata yang terbagi menjadi irridiology dan schlerology, diagnosa keterkaitan antara satu organ dengan bagian tubuh lainnya dan lain sebagainya. Semua jenis diagnosa di atas, jika kita pahami semuanya, akan sangat mendukung penegakan kebenaran atau kemungkinan besar kebenaran atas suatu penyakit yang sedang diderita. Jadi satu diagnosa dengan diagnosa lainnya tidak ada yang bertolak belakang bahkan akan saling mendukung keyakinan akan suatu penyakit.

Setelah kita mengetahui tentang ilmu diagnosa, ilmu selanjutnya yang harus kita pelajari adalah ilmu penyembuhan penyakit yang ini merupakan senjata para pengobat. Ilmu tersebut bisa berupa ilmu tentang bekam, akupuntur, ilmu tentang herba, ilmu tentang pembentukan tulang belakang (kiroprasi), ruqyah syar’iyyah, hipnoteraphy, egostate teraphy, akupressure, pijat, SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), dan lain sebagainya. Semakin banyak kita mempunyai “senjata” dan “keahlian” dalam mengobati pesakit maka biidznillaah ta’ala dengan izin Allaah akan lebih cepat pesakit tersebut mencapai kesembuhannya.

Uniknya, ketika kita sudah memahami dan mengilmui dan sudah mempunyai jam terbang yang tinggi, maka kita akan dapat menebak suatu penyakit dengan jauh lebih mudah meskipun pesakit belum mengatakan keluhannya. Contohnya ketika seseorang baru saja datang ke tempat prakter pengobatan, pengobat (orang yang mengobati) akan melihat dia dari cara jalannya, dari raut mukanya, dari signal-signal yang tampak dari semua anggota tubuhnya sebelum dia sampai dan duduk di depannya. SubhaanAllaah, keren kan?. Ok saya akan coba memberikan contoh. Apabila ada bapak-bapak yang ketika dipanggil menghadap pengobat, walaupun dia mencoba berjalan tegak tetapi tidak bisa ditutupi bahwa postur kedua bahunya menekuk ke depan yang ini dimungkinkan akan mudah terserang flu, apabila terserang flu tidak sembuh-sembuh, dan lama kelamaan flu tersebut akan menyebabkan bronchitis, mudah mengakibatkan luka pada paru-paru dan bagian leher membengkak sehingga dada sering tertekan dan aktivitas paru-paru pun terbatas. Setelah yang sakit duduk di depan pengobat, dia tidak bisa menahan batuknya (ini akan lebih menguatkan diagnosa dia bahwa pesakit ini bermasalah dengan organparu-parunya), setelah itu terjadi dialog antara pesakit dan pengobat yang ini akan sangat meyakinkan pengobat tentang apa yang diderita pesakit. Dialog atau wawancara ini disebut dengan anamnesa. Anamnesa ini akan memberikan informasi lebih tentang penyakit-penyakit yang diderita. Karena terkadang penyakit yang diderita tidak hanya 1 macam tapi bisa juga komplikasi yaitu terserang beberapa penyakit sekaligus.

Ketika pengobat melakukan anamnesa, jangan dikira itu hanya sebuah formalitas terlebih ketika diajak ngobrol ngalor ngidul (tanpa arah). Itu adalah salah satu tehnik penegakan diagnosa juga. Mungkin saat itu pengobat sedang melakukan diagnosa warna wajah saat melihat wajah kita ketika kita berbicara, atau bahkan mungkin pengobat tersebut sedang mendeteksi keadaan psikisnya, mengetahui keadaan emosionalnya, mentalnya, dan sebagainya. Cara bagaimana kita ketika berbicarapun bisa menggambarkan keadaan kesehatan seseorang. Kita ambil contoh saat anamnesa atau wawancara, terlihat bahwa pesakit mempunyai rasa khawatir yang berlebihan, maka pengobat akan langsung mengetahui bahwa rasa khawatir berlebihan berdampak pada organ paru-paru dan limpa yang lemah karena rasa khawatir berdasarkan teori Traditional Chinese Medicine (TCM) akan melemahkan kedua organ yaitu paru-paru dan limpa. Tetapi ketika dilihat pesakit mempunyai rasa kesedihan yang amat dalam, maka pengobat langsung bisa mendeteksi bahwa organ yang terkena adalah paru-paru dan jantung. Karena sedih ditimbulkan oleh keadaan yang mengecewakan, menggelisahkan atau akibat luka, sakit derita dan rasa nyeri, semua itu akan membuat paru-paru lemah dan paru-paru yang lemah akan bisa membuat orang mudah sedih dan untuk organnya akan berefek ke jantung.

Betapa menyenangkannya ketika berbicara tentang ilmu diagnosa, banyak sekali hal yang bisa kita ketahui tanpa harus menjalani tes ini dan tes itu dengan biaya yang sangat besar. Tetapi kita pun harus tetap menyadari bahwa berbagai tes yang dilakukan kedokteran pun sangat bermanfaat untuk berbagai kesembuhan penyakit. Tidak ada yang sempurna di dunia ini termasuk dalam hal pengobatan. Sehingga ketika kita sedang berikhtiar ke suatu tempat baik itu secara kedokteran modern maupun tradisional, maka hal tersebut tidak ada masalah. Yang terpenting adalah keyakinan pesakit atau dalam istilah kedokteran biasa dikenal dengan pasien. Keyakinan pasien akan sangat mendukung kesembuhan suatu penyakit. Apabila seorang pasien datang ke seorang pengobat ternama, sinsei terkenal di seluruh dunia tetapi dia tidak yakin dengan cara pengobatan yang dia lakukan maka itu akan percuma. Tetapi apabila dia yakin dengan seorang dokter di rumah sakit terpencil atau puskesmas dan dengan keyakinan yang besar untuk sembuh maka biidznillaah ta`aala dia akan mendapatkan kesembuhannya. Jadi keyakinan akan kesembuhan akan sangat mendukung sembuhnya suatu penyakit.