Showing posts with label waktu bekam. Show all posts
Showing posts with label waktu bekam. Show all posts

Saturday, 9 February 2013

Jam Kerja Organ Tubuh Manusia

Subhaanallaah... ternyata di dalam tubuh kita terdapat jam kerja organ yang artinya setiap organ dalam tubuh kita mempunyai waktu sendiri-sendiri untuk melakukan pekerjaannya. Allaahu Akbar. Hanya Allaah-lah yang maha mengatur semua kerja organ ini perfectly.

Jadwal piket organ ini oleh Traditional Medicine diartikan ketika organ tersebut dalam keadaan piket maka organ itu akan kuat. Sedangkan 12 jam setelah piket, organ akan menjadi lemah. Bila dihubungkan dengan penyakit dan pembekaman, maka bila penyakitnya kuat, maka dilakukan pembekaman pada saat organ kuat dengan tujuan untuk melemahkan organ. Demikian juga sebaliknya ketika organ dalam keadaan lemah maka dilakukan pembekaman dengan tujuan untuk menguatkan organnya. Allaahu ta'ala a'lam.

Jam Kerja Tubuh
Jam Kerja Organ
Jadwal piket organ yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Jam 03.01 - 05.00 : Organ Paru-paru
  2. Jam 05.01 - 07.00 : Organ Usus Besar
  3. Jam 07.01 - 09.00 : Organ Lambung
  4. Jam 09.01 - 11.00 : Organ Limpa
  5. Jam 11.01 - 13.00 : Organ Jantung
  6. Jam 13.01 - 15.00 : Organ Usus Kecil
  7. Jam 15.01 - 17.00 : Organ Kandung Kemih
  8. Jam 17.01 - 19.00 : Organ Ginjal
  9. Jam 19.01 - 21.00 : Organ Perikardium
  10. Jam 21.01 - 23.00 : Organ Tri Pemanas
  11. Jam 23.01 - 01.00 : Organ Kandung Empedu
  12. Jam 01.01 - 03.00 : Organ Hati (liver)

Selain berhubungan dengan bekam, dengan mengetahui jam kerja organ ini maka kita akan bisa mengetahui pola hidup sehat sehari-hari. Sebagai contoh ketika jam 03.01 - 05.00 adalah jam kerja paru-paru, sehingga ketika kita bangun pada saat itu dan menghirup udara pagi maka akan menguatkan paru-paru kita, pun pada jam setelahnya yaitu jam 05.01 - 07.00 yang sedang bekerja adalah usus besar sehingga seharusnyalah kita membuang kotoran-kotoran dalam tubuh kita pada jam tersebut. Begitu juga pada jam 07.01 - 09.00 yang bekerja adalah organ lambung berarti pada saat jam tersebut adalah waktu kita untuk makan pagi untuk mengisi lambung kita agar bekerja dan seterusnya.

Bila kita mempunyai kebiasaan melawan jam kerja organ, maka berarti organ-organ kita tidak akan bekerja secara maksimal dan lama kelamaan akan bisa membuat organ tersebut menurun fungsinya dan akan menyebabkan penyakit dalam tubuh kita. Sebagai contoh kecil ketika kita seharusnya tidur tepat waktu tetapi karena kebiasaan kita bergadang sampai pagi misalnya sampai jam 3 atau jam 4 pagi yang seharusnya kalau berdasarkan jam piket organ, jam 01.01 - 03.00 merupakan jam kerja organ hati (liver), maka bila kita membiasakan diri untuk selalu tidur larut atau bergadang maka lama kelamaan organ liver kita akan bermasalah dan kita akan menderita penyakit yang berhubungan dengan organ liver. 

Allaah lah yang menciptakan organ manusia sehinga Allaah jugalah yang Maha tau pengobatan yang terbaik untuk manusia. Sehingga bila kita ingin sehat, kembalilah kepada aturan Allaah, ikuti apa yang diajarkan Islam contohnya malam itu untuk istirahat maka istirahatlah, siang itu untuk bekerja maka bekerjalah. Alkohol dan babi itu haram maka jauhilah, madu, habbatussaudah, bekam, dan lain sebagainya itu bagus untuk tubuh maka makanlah. Jika kita ikuti semua aturan Allaah maka in shaa Allaah kita akan sehat. :)

Tuesday, 1 January 2013

Waktu Bekam yang Paling Baik

Bekam atau dalah bahasa Arabnya hijamah adalah cara pengobatan yang dilakukan Rasuulullaah  sallAllaah 'alayhi wa sallam seperti yang diriwayatkan di banyak hadis.

Kapankah waktu berbekam yang paling baik?. Berikut ini dinukilkan dari buku "Materi Pelatihan Hijamah" karya Ust. Kathur Suhardi dan Ustadzah Aminah Syafa'ah yang merupakan pendiri Assabil Holy Holistic pelopor bekam steril Indonesia yang insyaa Allaah berdasarkan sunnah dan berstandarkan medis higienis dan penggunaan alat-alat yang steril. Penulis berani mengatakan hal tersebut karena telah mengikuti pelatihan bekam yang beliau adakan dan melihat langsung prakteknya. Berikut ini penjelasan waktu bekam yang paling baik:

Dari Abdullah bin Mas'ud RadhiAllaahu 'anhu berkata, Rasuulullaah sallAllaah 'alayhi wa sallam bersabda:
"Waktu yang paling baik bagi kalian untuk melakukan hijamah atau bekam adalah pada tanggal tujuh belas, sembilan belas, dan dua puluh satu (dalam bulan Qamariyyah)." (Hadis Sahih sunan At-Tirmidzi, Al-Albany, 2/204).

Dari Ibnu Umar RadhiAllaahu 'anhuma dia berkata, Rasuulullaah sallAllaah 'alayhi wa sallam bersabda:
"Hijamah atau bekam sebelum makan pagi adalah paling ideal. Hijamah itu dapat menambah kecerdasan akal, menambah kekuatan hafalan, menambah hafalan orang yang menghafal. Siapa yang hendak melakukan pengobatan dengan hijamah, hendaklah dia melakukannya pada hari kamis atas nama Allaah. Hidarilah hijamah atau bekam pada hari Jumat, hari sabtu dan hari ahad (minggu). Lakukan hijamah pada hari senin dan selasa. Hindarilah hijamah pada hari rabu karena hari itu merupakan hari ketika Ayyub ditimpa bala'. Penyakit lepra dan kusta tidak muncul melainkan pada hari rabu atau pada malam rabu." (Shahih Sunan Ibnu Majah, Al-Albany, 2/261).

Bagaimana jika hari yang kurang baik untuk berbekam atau hijamah yaitu hari Rabu, Jumat, Sabtu dan ahad itu bertepatan dengan tanggal baik berbekam seperti tanggal 17, 19, atau 21 bulan Qamariyyah?.
Di buku tersebut dituliskan bahwa ditilik dari harinya merupakan hari yang kurang baik untuk hijamah tetapi ditilik dari tanggalnya merupakan tanggal yang baik untuk hijamah. Karena itu bukankah tanggal tersebut merupakan saat yang kontradiktif atau bertentangan. Bagaimana solusinya?.

Hari senin, Selasa dan Kamis yang merupakan hari-hari baik untuk hijamah, atau tanggal 17, 19, dan 21 dari bulan Qamariyyah yang merupakan tanggal yang baik untuk hijamah merupakan waktu afdhaliyyah, bukan diorientasikan kepada masalah hukum haram, makruh, sunnah atau mubah. Tetapi itu semata merupakan Afdhaliyyah, keutamaan. Kalau bisa, carilah tanggal yang baik, bertepatan dengan hari yang baik pula.

Al-Khallaah berkata, "Aku diberitahu Ishmah bin Isham, dia berkata, aku diberitahu Hambal, dia berkata, "Abu Abdullaah, Ahmad bin Hambal biasa melakukan hijamah kapanpun ketika darah tidak normal dan kapanpun waktunya." (Ath- Thibb An-Nabawy, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, hal. 59).